![]() |
| Latihan keroncong radio Samhan Jakarta |
Remang-remang cuaca terkejut aku tiba-tiba
Dua mata memandang, seakan-akan dia berkata
Lindungi aku pahlawan, dari pada sang angkara murka
Sepasang mata bola, dari balik jendela
Datang dari Jakarta, nuju medan perwira
Kagum ku melihatnya, sinar sang perwira rela
Hati telah terpikat, semoga kelak kita berjumpa pula
Itulah tadi lirik dari lagu "Sepasang mata bola" yang sangat enak didengar bila dibawakan dengan iringan musik keroncong.
Keroncong adalah jenis musik asli Indonesia yang perlu dilestarikan. Sayangnya jenis musik ini pada umumnya kurang disukai oleh generasi muda Indonesia sendiri, namun tidak sedikit pula yang belajar mendalami. Seni musik keroncong ini memang perlu dilestarikan sebagaimana jenis musik lain seperti seni karawitan, seni wayang, ketoprak dan lain-lainnya, jangan sampai diakui oleh negara lain seperti yang telah terjadi beberapa waktu yang lalu.
Melalui media televisi musik keroncong ini sering ditayangkan tetapi juga tidak semua stasiun televisi, frekuensinya penayangannyapun kurang, tidak seperti jenis musik pop. Seandainya ada stasiun televisi yang mau mengadakan acara seperti pemilihan bintang keroncong misalnya, saya yakin musik keroncong akan lebih banyak diminati kaum muda, tidak hanya yang tua-tua saja. Di radio pun juga ada acara siaran keroncong tetapi juga tidak semua radio ada. Di Jakarta ada radio yang banyak menyiarkan lagu-lagu keroncong seperti Radio Samhan yang siaran pada jalur frequensi 630 khz AM dan juga melalui streaming ( via internet) sehingga bisa didengar dari seluruh penjuru dunia ini. Radio ini menyiarkan lagu-lagu keroncong selama 11 jam dalam satu minggunya yang terbagi dalam 3 kali jam siaran. Selain itu juga mengadakan latihan keroncong
off air yang diprakarsai oleh penyiarnya sendiri (Pak Wongso Kaban) dan diikuti oleh pendengar-pendengarnya (termasuk saya, he he....).
Disusun oleh : Yatmo Adi
Web : kawulajogja.blogspot.com
Terima kasih kepada : Sdr Haryo Hardy dan Blogger.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar